Galeri

Sekilas tentang Single Identity Number (SIN)

DEFINISI IDENTITAS
Identitas  menurut  kamus  bahasa  Indonesia  adalah 
keadaan,  sifat  atau  ciri-ciri  khusus  seseorang  atau 
benda.  Sehingga  dengan  dengan  identitas,  manusia 
bisa dibedakan satu dengan yang lainnya (unik). 

SINGLE IDENTITY
Identitas  adalah  representasi  dari  suatu  kesatuan  di
suatu   domain   aplikasi   tertentu.   Sebagai   contoh,
pendaftaran data pribadi dari sebuah konsumen bank
dan  mungkin  juga  karakteristik  fisik  yang  dimiliki
pelanggan  yang  diamati  oleh  staff  bank.    Itu  yang
mendasari  identitas  dari    pelanggan  dengan  domain
dari bank. Identitas pada umumnya terhubung dengan
dunia  nyata.  Dunia  nyata  biasanya  adalah  organisasi
atau orang-orang.

SINGLE IDENTITY NUMBER (SIN)
Sedangkan  Single  Identity  Number  adalah  sebuah
nomor   identitas   unik   yang   terintegrasi   dengan
gabungan    data    dari    berbagai    macam    institusi
pemerintah  dan  swasta.  Sehingga  bisa  digunakan  di
berbagai instansi, yang dirancang bisa menggantikan
semua     nomor     identitas     yang     ada     dengan
permasalahannya yang mempunyai sifat:
•   Unik, tidak terjadi identitas ganda atau lebih
•   Standard, struktur identitas sama secara nasional
•   Lengkap,   data   yang   akan   dijadikan   identitas
merupakan  data  yang  mencakup  seluruh  wilayah
Indonesia (bersifat nasional)
•   Permanen, tidak boleh berubah dan bersifat abadi.
•   Terintegrasi.
Jadi nomer identitas baru akan menggabungkan data
di domain Commond Identity, SIAK, DIN dan
domain  lainnya.  SIN  akan  bisa  diakses  oleh  semua
institusi pemerintah dan dapat digunakan sebagai ijin
usaha dan industri.
Sebelum  melakukan  perancangan  penomoran  SIN,
ada dua hal yang perlu dipertimbangkan yaitu:
•      Perancangan     dilakukan     dengan     sederhana
sehingga    mudah    diingat.    Sehingga    harus
disesuaikan  dengan  kemampuan  manusia  untuk
bisa mengingat digit angka yang terbatas. Secara
teori,  biasanya  orang  bisa  mengingat  7  digit
angka  atau  yang  lainnya  (kurang  atau  lebih  2)
digit.    Dengan    kata    lain,    manusia    dapat
mengingat angka antara 5 sampai dengan 9.

•      Perancangan  dilakukan  dengan
memperhitungkan  jumlah  nomor  yang  tersedia
dan  jumlah  penduduk  indonesia  dan/atau  warga
negara  asing  agar  penyimpanan  data  menjadi
effisien.
SIN  terdiri  dari  sembilan  atau  sepuluh  digit,  ditulis
tiga        bagaian    yang    dipisahkan    oleh    tanda
penghubung:    AAA-GG-SSSS.    Bagian    3    digit
pertama disebut “nomor area”, yang di tengah bagian
2 digit disebut “nomor kelompok” dan  yang terakhir
bagian  4  atau  5  digit  disebut  nomor  urut.  Dengan
penjelasan sebagai berikut:
Gambar 2.    Keterangan setiap bagian di SIN

•      Bagian 3 digit pertama disebut  “nomor area”
Tiga  digit  pertama  dari    SIN  adalah  nomor  area.
Angka-Angka   yang   digunakan,   mengindikasikan
kantor  single  identity  tertentu  yang  mengeluarkan
kartu      tersebut.      Blok      angka-angka      tertentu
dialokasikan  untuk  setiap  area  tertentu.  Nomor  area
mengindikasikan  adalah  area  pemilik  nomor  yang
menunjukkan alamat pada aplikasi untuk nomor.
•      Bagian  dua  digit  di  tengah  disebut  “nomor
kelompok”
Dua  digit  tengah  adalah  nomor  kelompok  dan  tidak
punya  arti  geografis  tetapi  lebih  kepada  pesanan  di
mana    SIN    dikeluarkan     untuk    area    tertentu.
Digunakan untuk  memecahkan SIN ke dalam ukuran
blok  konvensional  yang  digunakan  untuk  operasi
internal.
•      Terakhir,   bagian   empat/lima   digit   disebut
“nomor urut”
Empat/lima  digit  terakhir  menjadi  nomor  urut  yang
mewakili suatu rangkaian angka-angka langsung dari
0001-9999.   Penggunaan   nomor   urut   berdasarkan
urutan  pesanan  menurut  waktu  di  dalam  masing-
masing  area  dan  nomor  kelompok  sebagai  proses
tempat  aplikasi.  Nomor  urut  ”  0000″  tidak  pernah
digunakan.  Pembuatan  nomor  bisa  dilakukan  kantor
daerah  atau  kantor  pusat  tergantung  dari  peraturan
pemerintah nantinya.

Ada  beberapa  cara  untuk  melakukan  pendekatan  ke
SIN.  Kita  bisa  memperhatikannya  sebagai  sesuatu yang  berhubungan  dengan   hukum  dan   kebijakan
(seperti    keleluasaan    pribadi,        kebijakan    yang
menuntut   penggunaan   nomor   tunggal,   dll);   atau
sebagai  kasus  bisnis  dan  praktek  (  seperti    prioritas
dan   pememilihan    metoda   yang   terkait   dengan
identitas   berdasar   pada   biaya,   keuntungan   dan
resiko); atau sebagai  teknologi dan teknik arsitektur
atau   bahkan   pada   prinsip   dan   filosofi   (   seperti
pemerintah    harus    melindungi    warganegara    dan
keselamatan hidup sebagai prioritas yang utama)
Idealnya,  setiap  warga  hanya  mempergunakan  dan
diperbolehkan  memiliki  satu  identitas  tunggal  yang
bisa  digunakan  diberbagai  keperluan,  organisasi  dan
daerah.  Identitas tunggal didapatkan dengan bantuan
penggunaan biometrik.

Ada  berbagai  macam  biometrik  seperti;  sidik  jari,
bentuk  muka,  suara,    retina,  telapak  tangan,  dan
DNA.  Untuk  membangun  sistem  SIN  yang  mudah
dan  murah  cukup  dengan  menggunakan  sidik  jari
yang mempunyai faktor perbedaan, performance, dan
ketetapan bentuk yang tinggi.

Bagian paling sulit dari realisasi manajemen identitas
ini adalah yang bersifat bukan teknis seperti otonomi
daerah   dan   ego   antar   departemen   itu   sendiri.
Manajemen,  kebijakan,  dan  bahkan  isu  politis  lebih
memungkinkan  menjadi  hal  yang  menentukan  jalan
menuju sukses.

Dengan   otonomi   daerah   pada   kasus   orang   yang
tinggal  di  daerah  A  dan  mempunyai  Objek  Pajak  di
daerah B. Maka disetiap daerahnya diwajibkan orang
tersebut  untuk  mempunyai  KTP  tersendiri  sehingga
kebijaksanaan ini tidak mendukung SIN.


SINGLE IDENTITY NUMBER DI BEBERAPA NEGARA
Berikut ini akan disajikan bentuk KTP yang berlaku di Indonesia dan beberapa negara, seperti Malaysia, Jerman, Thailand, Amerika, Italia, dan Inggris yang telah berpengalaman dalam menerapkan SIN. Banyak hal yang bisa dipelajari dari pengalaman beberapa negara tersebut.

1. Indonesia
Pemerintah Indonesia saat ini sedang memulai SIN melalui program SIAK, out put dari sistem ini salah satunya adalah Kartu Identitas yang bernama Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang isinya mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK) ini terdiri 16 digit didasarkan pada variabel kode wilayah, tanggal lahir dan nomor seri penduduk. Serta biodata seseorang yang mencakup nama, jenis kelamin, tempat/tanggal lahir, status kawin/tidak kawin, pekerjaan, alamat, dan foto pemilik). Untuk mendapatkan KTP seseorang harus telah berusia lebih atau sama dengan 17 tahun atau sudah/pernah menikah . Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa seseorang dianggap telah dewasa pada usia tersebut. Untuk penduduk yang berusia dibawah 17 tahun, identitasnya sebagai warga negara diwakili oleh akte kelahiran dan dicatatkan pada daftar Kartu Keluarga sebagai anggota keluarga dan diberikan NIK, NIK ini akan sama dengan NIK yang tercantum pada KTP jika telah berusia 17 tahun

Gambar 1. Contoh KTP

Keberadaan SIN d indonesia, diharapkan mampu membantu pemerintah dalam hal pengelolaan data kependudukan, kepegawaian, perpajakan, imigrasi, perbankan dan upaya penegakan hukum serta mempermudah kerjasama antar lembaga dalam rangka pelaksanaan tugasnya.

2. Malaysia
Negara ini mengeluarkan kartu identitas yang bernama MyKad. MyKad merupakan government multi-purpose card. My Kad berupa smart card yang memiliki chip berkapasitas 64K yang menyimpan berbagai data seperti identitas warga (termasuk data biometrik berupa sidik jari dan iris pattern), surat izin mengemudi, MEPS cash (equally cash card function), kartu ATM, transportation cards (Touch ‘n Go), catatan medis, e-commerce authentication/key , dan lain-lain. MyKad (warna biru) diberikan ketika seorang berusia 12 tahun. Sedangkan untuk penduduk berusia dibawah 12 tahun, diberikan MyKid (warna pink) yang fungsinya sama dengan akte kelahiran. Nomor identitas pada MyKid akan dipergunakan sebagai nomor identitas MyKad jika yang bersangkutan telah mencapai usia 12 tahun. Format nomor MyKad terdiri dari 12 digit yaitu YYMMDD-SS-###G. Enam angka pertama (YYMMDD) menyatakan tanggal kelahiran. Lalu, SS menyatakan tempat kelahiran pemegang kartu i.e. the states (01-13), the federal territories (14-17) or the country of origin. Kelompok terakhir (###) merupakan nomor seri pada nidentified pattern yang berhubungan dengan kelompok etnis, golongan darah dan agama. Digit terakhir (G) menunjukkan jenis kelamin dimana odd number untuk pria, dan even number untuk wanita (Gambar 1).
Proyek MyKad ini ditangani oleh lima instansi pemerintahan Malaysia, yaitu Jabatan Pendaftaran Negara JPN), Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ), Polis Diraja Malaysia(PDRM), Kementrian Kesehatan, Jabatan Keimigrasian.

Gambar 2. Contoh MYKAD

3. Jerman
Negara ini mengeluarkan kartu identitas bernama Personalausweis. Setiap warga negara di Jerman hanya mempunyai satu ID-Card dimulai dari usia 16 tahun, yaitu usia dimana seseorang diwajibkan untuk mendaftarkan diri. Masa berlaku ID-card ini adalah lima tahun untuk kepemilikan pertama, kemudian diperpanjang untuk lima tahun kedua hingga warganegara berumur 26 tahun. Selanjutnya, ID-card berlaku untuk masa 10 tahun (Gambar 2). Penduduk berusia 60 tahun ke atas mendapat ID-card seumur hidup. Apabila terjadi perpindahan penduduk, maka kantor pendaftaran penduduk di wilayah penerima penduduk tersebut akan menginformasikan kepindahan penduduk tersebut ketempat tinggal yang lama. Tetapi datanya masih disimpan selama lima tahun untuk mengetahui riwayat tempat tinggal penduduk yang bersangkutan. Nomor ID-card mempunyai 10 (sepuluh) digit, empat nomor pertama menggambarkan negara bagian dan kantor pendaftaran penduduk yang mengeluarkan. Berikutnya, nomor seri yang acak (random) dan tidak berhubungan dengan data pribadi individu. Lembaga pemerintahan yang mengelola German National Identity Card, Bundes Duckerei, telah diprivatisasi pada tahun 2000

Gambar 3. Contoh Personalausweis

4. Amerika Serikat
Di Amerika Serikat , Social Security Number (SSN) merupakan nomor yang secara defacto menjadi nomor identitas penduduknya. Pada awalnya, SSN dipergunakan untuk kepentingan masalah pajak dan keamanan social. SSN diberikan kepada seseorang yang telah berusia 15 atau 16 tahun. Jadi, SSN dipergunakan ebagai primary key untuk melakukan berbagai transaksi kependudukan. Informasi yang terkandung di SSN antara lain Payroll, university student records, credit records, dan izin mengemudi. Selain itu, U.S. military juga menggunakannya untuk seluruh layanan bagi anggotanya. Social Security Number merupakan nomor-sembilandigit dengan format “NNN-NN-NNNN.” Nomor ini terbagi atas 3 bagian . Tiga digit pertama menyatakan nomor area yang disesuaikan dengan letak geografis. Dua digit di tengah menyatakan group-number yang bisa mengidentifikasikan latar belakang etnis seseorang. Empat digit terakhir menyatakan serialnumber.

SSN berfungsi untuk memberikan nomor kepada penduduk dan pendatang dalam rangka identifikasi jati diri, perlindungan keamanan, jaminan sosial dan seluruh kepentingan pelayanan publik. SSN dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat.

5. Thailand
Thailand mengeluarkan kartu identitas smart ID Card yang diperkirakan akan selesai pada akhir 2007. Informasi yang terkandung didalamnya berupa nama pemegang kartu, alamat, tanggal kelahiran, agama,kebangsaan, golongan darah, alergi dan keadaan medis, gambar biometrik (fingerprints, wajah dan iris), nama orang tua, status menikah, social security details, asuransi kesehatan, detail izin mengemudi, data perpajakan.

6. Italia
Di Italia,yang menjadi nomor identitas penduduknya dinamakan Codice fiscale (English: fiscal code) yangl angsung didapat oleh seseorang begitu lahir. Format nya berupa “SSSNNNYYMDDZZZZX”,dimana :
SSS adalah 3 huruf konsonan pertama dalam nama keluarga, NNN adalah konsonan ke-1, 3 dan 4 dari
nama awal, YY adalah digit terakhir tahun kelahiran, M adalah huruf kelahiran, DD adalah tanggal kelahiran. Angka 40 ditambahkan ke tanggal lahir untuk wanita, ZZZZ adalah kode kota kelahiran, X adalah karakter tambahan.

7. Inggris
Setelah melalui diskusi panjang, pada tahun 2003 pemerintah Inggris memperkenalkan Kartu Identitas Nasional Inggris yang terhubung ke database identitas nasionalnya, National Identity Register. Database identitas ini mengandung :
1. Informasi personal berupa nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, dsb.
2. Informasi identitas seperti foto kepala-bahu, tanda tangan, sidik jari, dan data biometris lain.
3. Status residen yaitu kebangsaan, izin tinggal, dll.
4. Nomor referensi personal seperti nomor identitas nasional, nomor paspor, nomor SIM, semua nomor asuransi, dll.
5. Record sebelum data terbaru mengenai informasi di atas, catatan perubahan, tanggal kematian, dsb.
6. Registrasi dan sejarah kartu ID berupa tanggal registrasi untuk setiap aplikasi, tanggal modifikasi, dsb.
7. Informasi validasi seperti informasi yang tersedia pada koneksi dengan semua aplikasi. Informasi keamanan seperti PIN, password, pertanyaan dan jawaban yang digunakan untuk keamanan.

Penerapan SIN dengan kartu identitas menjadi database kependudukan nasional menjamin setiap penduduk tercatat secara unik. Tujuan penerapan SIN bervariasi di setiap negara, tetapi pengelolaannya hanya dilakukan oleh satu instansi. Penggunaan SIN yang terkonsentrasi pada satu instansi meningkatkan efisiensi dan efektivitas tata pamong pemerintahan (Good Governance) karena dapat menghemat waktu, biaya, fasilitas, dan sumberdaya. Diperlukan dukungan kebijakan dan regulasi untuk mewujudkan database kependudukan nasional sebagai prasyarat Good Governance. Kedepannya, kehadiran SIN dan kartu identitas kependudukan nasional, akan memudahkan diterapkannya data biometrik.

Semoga bermanfaat 

Sumber: Batan.go.id

Iklan

One comment on “Sekilas tentang Single Identity Number (SIN)

  1. Ping-balik: MENINGKATKAN KUALITAS SIN DI INDONESIA (Tugas Minggu Pertama) | sheraton.pawestri's blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s