Galeri

Untuk yang Menyudutkan Dakwah Kampus

Bagi yang sedang duduk di pojok sana, sedikit mengambil jarak tetapi sibuk mengintai..

siluet-aktivis-dakwah-320x262

Seseorang yang sibuk mengintai kesalahan orang lain, hidupnya akan selalu keruh sehingga banyak kewajiban agama yang ia terlantarkan. Akibatnya ia akan merasa tertekan dan tidak sempat merasakan kebahagiaan lantaran sibuk menyalahkan dan mengkritik orang lain.

Kawan, sesungguhnya lalat itu hanya menghinggap pada luka dan kotoran. Berlakulah yang santun. Jangan suka mengkritik sisi kehidupan yang positif dari orang lain dengan semangat permusuhan. Jika ada seseorang yang melakukan perbuatan yang benar dan bermanfaat, kenapa mesti dicari-cari kesalahannya. Belum tentu sesuatu yang lebih baik dari perbuatannya itu bisa kita lakukan.

Jangan terlalu sibuk mengurusi kekurangan orang lain jika ternyata kekurangan kita justru lebih banyak. Ketahuilah sesungguhnya orang yang sibuk mengurus kekurangan orang lain, Allah akan menampakkan kekurangan-kekurangannya dan membeberkan kelemahan-kelemahannya di depan manusia. Sebagai balasan yang setimpal.

Siapa yang membela kehormatan kaum muslimin, menerima kesulitan mereka dan suka menutup aib mereka niscaya Allah akan menugaskan orang lain untuk membela kehormatannya, menyebarkan kebaikan-kebaikannya, dan memujinya.

Tetapi memang jarang sekali orang yang bisa melakukan itu. Kebanyakan justru suka memuji dan membela diri sendiri, meskipun diri sendiri penuh dengan kesalahan. Mereka tidak segan memakan daging saudaranya yang telah mati, menyiarkan aibnya dan suka menghujatnya. Ini menunjukkan minimnya ketaqwaan dan nihilnya sifat wira’i. Walaupun mereka mengatakan memiliki ilmu yang lebih tinggi (agak sombong juga) tetapi itu tidak terimplementasi dalam sikap dan perbuatannya, merendahkan dan menyalahkan orang lain dengan cara-cara yang tidak tepat, seperti mengumbarnya di khalayak ramai. Merasa diri paling benar dan yang lain salah.

Dan satu hal lagi, para pencari kesalahan hanya pandai berbicara saja tetapi kurang dalam amal, padahal ia mengaku paling berilmu. Namun itu tidak disadarinya, begitulah sifat orang yang sibuk mencari kesalahan orang lain, ia akan lupa dengan kekurangannya sendiri.

Ketahuilah bahwa menahan diri itu dapat mengubur kekurangan-kekurangan dan sadarilah bahwa balasan itu sesuai dengan perbuatannya.

Semoga kita semua terhindar dari sifat buruk; mencari-cari kesalahan orang lain.

Jika ada kritikan yang membangun ditujukan ke kita, tidak apalah kita terima, memang seharusnya begitu, sebagai bahan bagi kita untuk lebih baik.

Tetapi Jika ada yang mencari-cari kesalahan kita dan mengumbarnya di depan khalayak ramai, janganlah terpancing untuk membalas hal yang tidak penting itu, bijaklah untuk menerimanya, ia masih saudara kita hanya mungkin saja akalnya masih lemah. Jika ada komentar-komentar yang menjatuhkan kita, mencari-cari salah, memburuk-burukkan aktivitas dakwah kampus… maka bersabarlah. Yakinlah dakwah kampus ini berpijak pada manhaj yang benar, dan kekeliruan satu orang tidak bisa di generalkan sebagai kesalahan yang umum dakwah ini. Biarkan saja semua komentar buruk itu, tak perlu kita menghabiskan energy membahasnya… kita lanjutkan saja aktivitas kita di da’wah kampus ini

Dan marilah kita sama-sama senandungkan lagi lagu para kafilah kepada mereka.

Bagi yang gemar mencari salah dan mengumbarnya. Sadarlah, balasan Allah itu pasti. Jika ingin memberi masukan atau kritikan, adabnya adalah temui orangnya langsung dan jangan lakukan di depan khalayak ramai. Kecuali mungkin Anda ingin pamer kehebatan dan ilmu di hadapan mereka. Lebih buruk lagi jika sesuatu yang Anda bahas dan ceritakan itu bersama khalayak ramai tanpa sepengetahuan yang bersangkutan, tentulah Anda telah tergolong pada kaum yang memakan bangkai saudaranya sendiri.

Sumber: Dakwatuna.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s